Berbagai Cara Belajar Gitar Ini Menghindarkan Anda dari Kebosanan

Memperdalam beberapa cara belajar gitar sekaligus, bukanlah hal yang buruk. Jika Anda melakukannya secara bertahap, Anda berkesempatan mematangkan bakat. Perlahan tapi pasti, Anda menambah pengetahuan dan, secara natural, mengasah yang setengah matang menjadi matang.

Kematangan seorang pemain gitar tidak dinilai dari banyaknya lagu yang mahir digenjreng. Mau jago belasan atau puluhan lagu, jadi tidak berarti jika sang gitaris minim variasi dalam bermain. Jangankan pemula, gitaris yang rutin manggung di kafe atau acara pernikahan pun, seperti diprogram macam robot hingga permainannya monoton.

Variasi permainan yang lebih dibutuhkan, tentu saja cara belajar gitar dengan variasi petikan jari. Cara ini sangat penting dilatih bertahap. Selain mampu menambah kemampuan keterampilan bermain gitar, petikan jari juga akan membantu Anda mengeksplorasi penyampaian lagu dengan cara kreatif.

Anda tahu cover song yang bertebaran di YouTube dan Soundcloud kan?

Proses menyanyikan ulang lagu-lagu Top 40 seperti itulah yang dimaksud dengan eksplorasi cara penyampaian lagu yang kreatif. Sebenarnya bukan hanya lagu Top 40 sih yang dinyanyikan ulang. Lagu-lagu terbaru yang sedang memuncaki daftar teratas permintaan di radio pun, juga bisa Anda temukan dengan mudah cover version-nya.

Sebuah situs majalah musik dari Irlandia, belum lama ini merilis “most covered songs of all time”. Pemuncak daftar itu adalah lagu Yesterday (1965) milik The Beatles. Kunci lagu ini sebenarnya tidak gampang. Apalagi menjelang refrein, perpindahan kunci makin cepat. Secara umum, lagu ini memang jenis lagu dengan kunci yang rapat.

Setelah setengah abad, Yesterday masih menjadi favorit karena keluwesannya untuk dimainkan dengan petikan jari. Menempel The Beatles, ada lagu lawas lainnya, Knockin’ on Heaven’s Door (1973), dari Bob Dylan. Memuncaknya lagu ini juga tidak lepas dari format cover yang bisa dieksplorasi dengan petikan jari.

Jika Anda menduga petikan jari hanya berlaku untuk lagu-lagu lawas, ada baiknya Anda mendengarkan ulang karya Extreme (More than Words tahun 1990), Eric Clapton (Tears in Heaven tahun 1992), serta Jason Mraz (I’m Yours tahun 2008).

Semua lagu fenomenal di atas, mengandalkan petikan jari yang membuat penyampaian lagu makin lirih. Anda juga pasti bisa melatih kreativitas seperti itu. Cara belajar gitar dengan petikan jari, bisa dilakukan dengan:

  1. Lenturkan Jari

Kelenturan jari menjadi faktor terpenting untuk bermain petikan. Sebagai permulaan, optimalkanlah kelenturan ibu jari dan jari tengah Anda. Gunakan ibu jari untuk memetik senar 4, 5, 6 (senar bass) dan jari tengah untuk memetik senar 1, 2, 3 (senar melodi).

  1. Belajar Penempatan

Jika Anda sudah merasa nyaman dan semakin lancar menggunakan ibu jari dan jari tengah, silakan lanjutkan latihan dengan menempatkan jari telunjuk dan jari manis. Peran kedua jari ini adalah membantu senar melodi, sedangkan ketentuan ibu jari tetap sama, sebagai pemetik senar bass.

  1. Tingkatkan Kecepatan

Latihan petikan harus dimulai dengan tempo yang pelan. Seiring kelancaran dan kenyamanan, Anda boleh meningkatkan temponya agar semakin cepat. Perkembangan latihan tempo ini juga harus selaras dengan kemampuan jemari Anda secara menyeluruh.

  1. Latih, Latih, dan Latih

Setelah ketiga tahap di atas membuat Anda semakin pede, janganlah cepat berpuas diri. Asah terus kemampuan Anda agar variasi petikan semakin optimal. Coba juga untuk membiasakan diri memetik pakai pick gitar.

Itulah beberapa cara belajar gitar dengan petikan jari. Semoga cara tersebut bisa memudahkan Anda memperkaya variasi permainan agar tidak membosankan seperti robot. Terimakasih sudah berkunjung di www.kuncigitar.co.id dan Semoga bermanfaat, ya!

Leave a Reply